11/4/14

sebuah konspirasi hebat di sore hari

semesta berkonspirasi lagi
Ia menyampaikan sebuah pesan terselubung kepadaku
melalui angin yang tak sengaja melewatiku
melalui lagu-lagu yang kudengar
mencoba membuat hatiku bergetar
Ia mengirim orang-orang terpilih untukku
silih berganti, datang dan pergi
meninggalakan suatu jejak
Ibu menyampaikan sebuah petuah
bahwa manusia ditakdirkan dengan jiwa yang kuat
jiwaku ingin bebas, terbang di angkasa
menyusuri setiap tempat dengan lepas
berpegang teguh hanya dengan diriku
bukan melebur menjadi kepingan
di dalam lubang kegelapan
meninggalkan orang-orang yang ada di sekitarku
memulai kehidupan baru, seperti melihat cahaya di tahun baru
panggilan itu begitu kencang
hingga tak bisa lagi aku meredam nya
ingin ku berlari kencang
ke asal suara yang bahkan sepertinya jauh jangkauan nya
ke ujung yang tidak mempunyai batas
sebuah tempat memanggil namaku
sebuah tempat baru untuk berpijak


*sebuah catatan saat senja mulai terlihat, dan lagu Nyiur sebagai pelengkap.

4/4/14

Kedai Kopi

Kulangkahkan lagi kaki ku ke tempat yang sama
Kedai kopi di sudut kota
Tidak ada yang berubah
selain pegawai kedai kopi yang bertambah
kuhempaskan tubuhku di tempat duduk yang sama
kenangan lama
aku mengeluarkan buku kecil yang selalu ku bawa kemana pun
menulis kan hal-hal yang ada di pikiranku
menggambar sesuka hatiku
sekarang pukul setengah lima sore
langit diatas berwarna oranye
sebuah lagu melantun merdu
lucu ya, bagaimana bisa musik membawa ku terbang ke dimensi lain
dimensi yang tidak ada di masa sekarang
masa lalu
masa depan
semua masih abstrak

aku memesan secangkir kopi yang sama seperti dua tahun lalu
kedai kopi ini selalu menjadi tempat favoritku
tempatku menuangkan semua ide yang ada dalam kepalaku
tempatku bercerita
suatu cara untuk terbang ke dimensi lain juga

After The Fall dari Norah Jones pun sudah diulang berkali-kali
Buku kecilku sudah hampir kehabisan kertas
Secangkir kopi yang kupesan tadi, sudah habis kutegak
Kedai kopi di sudut kota ini selalu menjadi tempat favoritku

Tempat yang mengingatkanku ketika hujan di awal desember saat itu.

3/15/14

her.

have you watched Spike Jonze's Her yet? I've watched it before, but today I went to the theatre to watch it again. you know how much I like watching movies even if I had no one to go with, so yeah I went there alone.
well, although I have watched it before, but Her brought me some tears, actually. I don't know why did I cry during the movie, was it because the words or maybe I'm just being too emotional because of the period.
speaking about Her, I'm gonna put it into my favorite movie list right now. I love the story, how Theodore loves Samantha who is actually an OS. I love the soundtrack. I do love it. how the music represents every single scene. last but not least, the film is beautiful. I mean, I love how Jonze pays attention to details in it. the tone, the angle, the expression, the places, everything.
Her reminds me about something. Lost In Translation. yes, somehow I feel like Jonze's film is an answer for Sofia Coppola's Lost In Translation.
Lost In Translation.







many people said that John in Coppola's film is for her ex-husband. and it shows how the character of Charlotte feels about her marriage life until finally she meets Bob. I watched Lost In Translation many years ago, after watching it, I was like omg it was such a sad sad sad story. it shows that we, human being, cannot stand alone. neverwe always need someone else in order to live. have a company to share stories, get things done with, and build dreams together.
meanwhile, after watching Her twice, it was also trying to say the same thing just like in Coppola's film. we always looking for someone to talk to, unfortunately, when we cannot find someone to share stories, we run into technologies. we live with super high technology. how terrible if we would have a relationship with our own operating system rather than a human being.
in Jonze's film, Theodore has just divorced from his wife, Catherine, and seems like he still loves her.
well, in my opinion, the character of Catherine refers to Sofia Coppola. this two films are connected.
after the film ends, I thought about another opinion. why don't these two directors get back together and make a collaboration? something like a comedy-romance film? it would be awesome, I guess.


Her.